Jumat, 11 Desember 2009

JK tak Setuju UN Dihapus

Jum'at, 11 Desember 2009
SLEMAN (Lampost):
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan tidak setuju penghapusan ujian nasional (UN), karena dapat membodohi jutaan anak Indonesia.

Jusuf Kalla menegaskan hal itu saat memberikan kuliah umum pada pembukaan Musyawarah Nasional Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BK-PTIS) di Kampus Universitas Islam Indonesia, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10-12).

"Orang bisa menjadi pintar karena belajar. Kenapa belajar, karena akan diujikan. Kalau tidak ada ujian dan semua bisa lulus, untuk apa belajar?" kata Kalla, yang menjabat Ketua Dewan Penasihat BK-PTIS.

UN, menurut dia, merupakan sarana untuk membuat seluruh siswa di Indonesia sama pintarnya, karena memakai satu standar. "Siswa di Kendari, Ternate, maupun di mana saja di seluruh pelosok negeri di-set pengetahuannya sama dengan siswa di Jakarta maupun kota besar lainnya," ujarnya.

Penghapusan UN juga dinilai kemunduran, karena saat ini, negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, juga sudah mulai menerapkan UN. "Tanpa itu, siswa akan santai-santai saja belajarnya. Mungkin akan ada yang stres karena UN, tapi lebih baik beberapa yang stres daripada membuat jutaan anak menjadi bodoh," kata dia.

Presiden Perlu

Di tempat terpisah, Koordinator Education Forum Suparman di Jakarta seperti dikutip Kompas.com mengatakan sudah saatnya persoalan ujian nasional memasuki ranah perhatian Presiden, yaitu untuk menghentikan perdebatan dengan cara merevisi PP Standar Nasional Pendidikan Nomor 19 Tahun 2005.

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono perlu turun tangan dalam persoalan UN. SBY diharapkan bisa merevisi Peraturan Pemerintah mengenai Standar Nasional Pendidikan (PP SNP) Nomor 19 Tahun 2005, terutama menghapus UN sebagai syarat kelulusan seperti tertera di Pasal 72.

"Yang harus dipahami oleh Presiden adalah pelaksanaan UN akan membangun citra buruk 100 Hari kerja Presiden karena kebijakan UN jelas-jelas melanggar hak anak atas pendidikan," ujarnya.

"Kalau perlu, Presiden menegur Mendiknas supaya mau membuka dialog dan melakukan perubahan secara total terhadap kebijakan UN dengan syarat utama bukan sebagai penentu kelulusan," kata dia.

Sementara itu, pengamat pendidikan yang banyak menyoroti berbagai persoalan hak anak atas pendidikan, Elin Driana, mengatakan Presiden SBY memang sudah selayaknya mengambil tindakan terhadap persoalan UN, yang juga tidak bisa dikesampingkan sebagai isu nasional.

"Selama ini fokus kita kepada BSNP dan Depdiknas, tetapi kita lupa bahwa sebagai tergugat pertama itu justru Presiden RI, kemudian wakil presiden yang waktu itu adalah JK, baru kemudian BSNP, dan Depdiknas. Maka dari itu, kami berharap Presiden mau ikut menyelesaikan persoalan ini," ujar alumnus ITB yang juga doktor bidang Riset dan Evaluasi Pendidikan di Ohio University, Amerika Serikat, ini.

Elin mengaku tak habis pikir bahwa sejauh ini yang dilihat oleh Depdiknas dari putusan MA hanya fokus terhadap tiga hal, yaitu meningkatkan kualitas guru, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta akses informasi yang luas di seluruh Indonesia. Padahal, lanjut dia, masih ada hal-hal yang tak bisa dilupakan sebelum menggelar UN.

"Yaitu kejelasan bahwa ketiga hal itu tidak bisa dikatakan sedang berjalan sebagai sebuah proses, tapi punya kualitas yang benar-benar ada standardisasinya. Sudah sejauh apa sertifikasi guru jika dikaitkan antara kebutuhan, target, dan kualitasnya, sejauh apa sarana dan prasarana pendidikan, sementara kita lihat masih banyak sekolah bocor di sana-sini," ujar Elin.

Elin menambahkan sudah saatnya pemerintah mau berkompromi, termasuk harapannya agar Presiden RI juga turun tangan menuntaskan persoalan ini. "Mereka yang pro dan kontra kalau perlu dikumpulkan untuk berdialog," ujarnya. n S-1




YANG LAGI BUKA

COMMENT NO PORN

MY FRIENDS BANNER





trik yuwie
vidskiblog

Awan
Blogging With Styles
PuskomSTAINMetro
BlogNya Agung (The Ordinary Agung)


Save Gaza - Palestine
www.mer-c.org
Photobucket
Photobucket

Photobucket
RaYZA Site




href="http://ekakom.blogspot.com" target="_blank">
Layanan Data



free games download,free computer games
daftar berbagai program online/internet
Kolom blog tutorial

A-GAMES  PSP
www.luminosity12.blogspot.com Ramz Blog
Photobucket

MAKE DOLAR

LINK NASRULLOH-E

LINK EXCHANGE

INTERTAIMENT

Loading...
 

Copyright © 2009 by SDIT INSAN AMANAH MU