KOLOM LAYANAN IDENTITIFIKASI PAGE RANK SITUS ANDA

PERSYARATAN DAN PEDOMAN SERTIFIKASI GURU

Prsyaratan Peserta

  1. Persyaratan Umum
    1. Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional yaitu guru yang mengajar di sekolah umum, kecuali guru Agama. Sertifikasi guru bagi guru Agama (termasuk guru Agama yang memiliki NIP 13) dan semua guru yang mengajar di Madrasah (termasuk guru bidang studi umum yang memiliki NIP 13) diselenggarakan oleh Departemen Agama dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Departemen Agama. Sesuai Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj.I/Kp.02/1569/2007, Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007.
    2. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan formal yang belum memiliki sertifikat pendidik. Pengawas satuan pendidikan yang dapat mengikuti sertifikasi guru adalah pengawas yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, 1 Desember 2008 (PP No 74/2008 Pasal 67).
    3. Guru bukan PNS harus memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan, sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK dari dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.
    4. Belum memasuki usia 60 tahun.
    5. Memiliki atau dalam proses pengajuan nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
  2. Persyaratan Khusus untuk Uji Kompetensi melalui Penilaian Portofolio
    1. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang memiliki izin penyelenggaraan
    2. Memiliki masa kerja sebagai guru (PNS atau bukan PNS) minimal 4 tahun pada suatu satuan pendidikan dan pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terbit yang bersangkutan sudah menjadi guru. (Contoh perhitungan masa kerja lihat urutan prioritas penetapan peserta)
    3. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang belum memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila sudah:
      1. mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau
      2. mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a.
  3. Persyaratan Khusus untuk Guru yang diberi Sertifikat secara Langsung
    1. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki kualifikasi akademik magister (S-2) atau doktor (S-3) dari perguruan tinggi terakreditasi dalam bidang kependidikan atau bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya, atau guru kelas dan guru bimbingan dan konseling atau konselor, dengan golongan sekurang-kurangnya IV/b atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/b.
    2. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki golongan serendah-rendahnya IV/c atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/c

Pedoman

Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2009

Pelaksanaan Sertifikasi Guru merupakan salah satu implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Agar sertifikasi guru dapat direalisasikan dengan baik perlu pemahaman bersama antara berbagai unsur yang terlibat, baik di pusat maupun di daerah. Oleh karena itu, perlu ada koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan sertifikasi guru agar pesan Undang-Undang tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan.

Salah satu bagian penting dalam sertifikasi guru adalah rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan sebuah pedoman yang dapat menjadi acuan bagi dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), kepala sekolah, guru, guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dan unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2009.

PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009

    • Buku 1 berisi Pedoman Penetapan Peserta
    • Buku 2 berisi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru
    • Buku 3 berisi Pedoman Penyusunan Portofolio
    • Buku 4 berisi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru untuk Guru
    • Buku 5 berisi Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG)
    • Suplemen Buku Buku 3 2009 (Ped. PF Pengawas)berisi Pedoman Penyusunan Portofolio untuk Pengawas

Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2009 selengkapnya dapat diunduh/download di

Tentang Saya

Foto saya
SDIT INSAN AMANAH Mu hadir memenuhi permintaan umat yang rindu pada pendidikan Islam di tengah-tengah kejenuhan pendidikan Nasional yang berorentasi pada kecerdasan tanpa di imbagi dengan kemampuan emosional dan akhlak yang baik. Lembaga pendidikan SDIT Insan Amanah Mu berusaha memenuhi permintaan umat tersebut dengan mengkombinasikan Kurikulum DIKNAS dan dipadukan dengan nilai-nilai keislaman yang sesuai dengan al qur’an dan as sunnah. Dengan semboyan pengabdian kepada umat dan beramal sholih maka segenap pengelola berkomitmen untuk istiqomah dijalan dakwah ini demi terciptanya generasi robbani.

INTERTAIMENT

Loading...

YANG LAGI BUKA

LINK EXCHANGE

DAFTRA ZIDDU? KLIK DISINI !

DAFTAR PENGUNJUNG DAN MAPPING SITUS INI

GEOWEATHER

GEOGLOBLE

LINK NASRULLOH-E

MY FRIENDS BANNER





trik yuwie
vidskiblog

Awan
Blogging With Styles
PuskomSTAINMetro
BlogNya Agung (The Ordinary Agung)


Save Gaza - Palestine
www.mer-c.org
Photobucket
Photobucket

Photobucket
RaYZA Site




href="http://ekakom.blogspot.com" target="_blank">
Layanan Data



free games download,free computer games
daftar berbagai program online/internet
Kolom blog tutorial

A-GAMES  PSP
www.luminosity12.blogspot.com Ramz Blog
Photobucket

MAKE DOLAR

Jumat, 03 April 2009

Trik Jitu Lolos UN 2009

Untuk menghadapi UN banyak yang perlu kita persiapkan, selain kesiapan materi pelajaran , teknis pengisian lembar jawaban, teknis pengerjaan soal, kesiapan mental, kesiapan kesehatan dan lain-lain deh... memang ketika UN empat hari itu (untuk SMP/MTs) kita dituntut serba siap, makanya ketika hari H jangan makan sambal banyak banayak entar mencret, jangan kebut-kebutan dijalan entar kecelakaan. Jadi belajar dan diem ja di rumah dong?

Sesuai dengan kadar tingkat kesukaran materi UN dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Mudah 3 %
2. Sedang 5 %
3. Sukar 2 %

Sedangkan standar kelulusan yang harus dicapai minimal mendapatkan nilai " 5,50 "
Disini anda dapat menganalisis berati jika soal Mata Pelajaran Bahsa Indonesia ada 50 soal maka 3 % dari 50 adalah 15 jadi soal mudah ada 15 butir, kemudian soal sedang 5 % jadi 5 % dari 50 adalah 25 maka soal sedang ada 25, selanjutnya soal sukar hanya 2 % jadi 2 % dari lima puluh adalah 10 soal.
Trus bagainamana maksukdnya tuh....
ya anda segera ambil inisiatif untuk lulus aja, anda cari soal yang paling anda anggap mudah sejumlah 15 butir soal, untuk mendapatkan nilai 5,60 anda tinggal menambah 13 butir soal yang masuk dalam katagori sedang, jika anda merasa yakin 100% benar maka so anda LULUS UN pada materi tersebut.
Adapun bila ada sisa waktu anda tinggal mengerjakan soal-soal yang anda anggap sedang dan sulit, anda cocok-cocokin aja, kayaknya iniloh... kayaknya itu loh... begitu ja yang penting anda jangan main dadu waktu ujian....
untuk soal IPA dan MTK jumlah butir soalnya biasanya 30, 35 dan 40, anda tinggal menerapkan jurus yang tadi. Mudah-mudahan lulus

2 komentar:

  1. Silakan link atau berkunjung ke homepage saya http://testinggris.com untuk latihan soal-soal Bahasa Inggris Online.

    BalasHapus
  2. bacot u kya lulus jae u????? ngjr"n w.......umakmeneng u!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus

silahkan diisi komentarnya ya